Seorang pemimpin Yahudi Ortodoks Palestina, Rabbi Elhanan Beck, menyampaikan orasinya tentang hubungan Muslim-Yahudi. Ia menjelaskan bahwa kedua komuniitas tersebut memiliki sejarah panjang sejak kemunculan Islam pada abad ke-7.
Pada masa Zaman Keemasan Islam, orang Yahudi dan Muslim saling mendukung dalam berbagai bidang, seperti sains, matematika, sastra, filsafat, dan kedokteran, menciptakan pondasi peradaban yang maju dan eksklusif.
Sebelum kekuatan kolonial Eropa memecah belah masyarakat berdasarkan agama dan etnis, orang Yahudi, Kristen, dan Muslim hidup berdampingan di Palestina dan banyak wilayah lainnya.
Beck menegaskan bahwa Yahudi dan Muslim telah hidup berdampingan selama berabad-abad dan harmoni itu bukan hanya sejarah, tetapi juga sesuatu yang tetap dapat dilanjutkan.
Ia menambahkan bahwa di negara-negara mayoritas Muslim seperti Iran, orang Yahudi diakui sebagai warga negara dengan tempat ibadah dan sekolah yang dilindungi. Komunitas Yahudi di Irak dan Yaman pun memiliki sinagoge-sinagoge yang termasuk tertua di dunia.
Menurut Beck, justru Israel adalah penghinaan terbesar terhadap orang Yahudi dan Yudaisme, karena Zionisme dianggap bertentangan dengan ajaran Taurat dan merusak hubungan antarumat beragama.
Dan berikut ini adalah terjemahan dari sebagian orangnya yang videonya dapat dilihat di atas :
Semua orang bisa melihat orang Yahudi tinggal di semua negara Muslim. Maroko, Tunisia, Aljazair, Turki, Iran. Iran adalah musuh terbesar Israel. Di Iran, ada 35,000 orang Yahudi yang tinggal di sana. Mereka tidak apa itu antisemitisme. Mereka tidak pernah mengalaminya. Mereka hidup baik di sana.
Di daerah saya, kamu hidup bersama tetangga Muslim. Hubungan yang sangat baik. Semua sopir taksi kami adalah Muslim. Kami mengirim anak-anak kecil berusia dua atau tiga tahun ke kelompok bermain (playgroup) bersama sopir-sopir Muslim dan tidak pernah ada masalah.
Semua ini membuktikan bahwa ini bukan masalah agama. Masalahnya adalah pendudukan ilegal. Masalahnya adalah genosida. Dan itu harus berakhir, dan akan berakhir.
Jadi, masihkah Anda melihat konflik Israel - Palestina adalah masalah agama ?
Tidak ada satupun agama yang membenarkan adanya kekerasan dan agresi serta melakukan pendudukan secara ilegal, apalagi sampai melakukan genosida.
Sumber :
https://www.instagram.com/reels/DRPVr6Jk43z/
No comments:
Post a Comment