Jika aksi Anda atau apa yang Anda lakukan membuat Israel marah, itu artinya apa yang Anda lakukan sudah benar. Tidak mungkin yang haq bercampur dengan yang batil.
Inilah yang dilakukan oleh Lamine Yamal saat parade merayakan kemenangan Barcelona atas Real Madrid dalam musim kompetisi 2025 - 2026 dengan mengibarkan bendera Palestina sebagaimana yang dapat Anda lihat dalam video di atas.
Aksi Lamine Yamal ini membuat Israel marah dan membongkar kemunafikan Israel dan mereka-mereka yang seringkali mengusung kebebasan berpendapat dan bereskpresi. Mereka tidak marah jika kebebasan yang disuarakan dan diekspresikan tidak mengganggu mereka meskipun itu dilakukan dengan cara yang sangat rusuh, apalagi jika itu terjadi di Iran atau negara-negara yang menjadi musuh mereka. Bahkan mereka bukan hanya malah mendukungnya, melainkan juga menginisasinya.
Otoritas sepakbola Israel mengirim surat ke Perdana Menteri Spanyol yang isinya mendesak agar Lamine Yamal diskors karena mengibarkan bendera Palestina saat parade kemenangan gelar juara Liga Spanyol.
Surat tersebut langsung bikin Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, murka besar, Sanchez pasang badan membela bintang muda Barcelona tersebut setelah merayakan gelar juara dengan bendera Palestina.
Menurut sang Perdana Menteri, tuntutan untuk menghukum Yamal adalah hal yang sangat menggelikan. Sanchez menegaskan tindakan Yamal justruk akan dihormati Spanyol. Mengibarkan bendera Palestina bukanlah kejahatan, ujarnya. Bahkan Lamine Yamal mendapatkan apresiasi dari warga Gaza. Mereka membuat lukisan Lamine Yamal di tembok reruntuhan bekas bangunan.
Menurut Pedro Sanchez, kini bendera Palestina justru akan selalu digaungkan dan menjadi simbol perayaan di jalanan Spanyol.
Padahal Lamine Yamal hanya sekedar memegang bendera Palestina tanpa ada yel-yel atau sepatah kata apapun membela Palestina atau mengecam Israel.
Dan jika melihat video di atas, bisa jadi sikap dan aksi Lamine Yamal sebagai reaksi atas para supporter Barcelona yang memang menyuarakan pembelaannya terhadap Palestina. Dan ini bisa jadi karena sikap Spanyol yang belakangan ini mengecam Amerika Serikat dan Israel serta membela Palestina.
Lamine Yamal yang dijuluki sebagai "Wonder Kid" nampaknya benar-benar menjadi wonder kid, pasalnya aksinya ini mengundang reaksi atau menjadi sorotan dari banyak tokoh politik dunia.
Aksi Lamine Yamal mengibarkan bendera Palestina ini menginspirasi Sacha Boey, pemain sepakbola klub Galatasaray, untuk melakukan aksi serupa saat merayakan Galatasaray dalam merayakan gelar juara.
Menurut Sacha Boey, Bek asal Perancis, dukungan untuk kemanusiaan itu lebih penting dari apapun, dan ia merasa bangga bisa terus menyuarakan kemerdekaan Palestina.
Dan Sacha Boey mengaku siap menerima resiko apapun atas tindakannya yang membawa bendera Palestina seperti yang dilakukan striker FC Barcelona Lamine Yamal.
BAGAIMANA MENURUT ANDA ?
Tuliskan pendapat atau komentar Anda dalam kolom komentar di bawah ini !!!
No comments:
Post a Comment