Banyak pelaku kezaliman / kebiadaban tidak mau mempertontonkan kebiadaban / kezalimannya. Ini mungkin karena ia tahu bahwa apa yang dilakukannya adalah buruk dan karenanya ia tidak ingin orang lain mengetahui keburukan yang dilakukannya.
Namun tidak demikian dengan Israel, ia seringkali mempertontonkan kebiadaban / kezalimannya. Tinggal pertanyaannya, mengapa Israel melakukannya ?
Nabi Muhammad bersabda, "Malu adalah sebagian dari iman." Ini artinya ketika sudah tidak ada malu lagi atas kebiadaban / kezaliman yang dilakukannya menunjukkan tiadanya iman. Oleh karena itu, masihkah menganggap Israel sebagai bangsa pilihan Tuhan ?
Aksi Israel mempertontonkan tindakannya menahan dan menyiksa 430 relawan kemanusiaan untuk Gaza dari mancanegara dalam Global Sumud menunjukkan bahwa Israel adalah negara teroris. Israel mempertontonkan itu agar tidak ada lagi yang berani melakukan aksi kemanusiaan untuk Gaza Palestina sehingga akan menjadi lebih mudah bagi Israel untuk melakukan genosida terhadap bangsa Palestina,
Tapi ironisnya, Israel malah menuduh para aktivis kemanusiaan itu melakukan aksi kemanusiaan itu karena menuduh mereka berafiliasi dengan Hamas dan karenanya menangkap dan menyiksa mereka. Mereka lupa bahwa Hamas adalah pemenang pemilu pada tahun 2006, pemilu pertama sejak PLO bubar. Namun Amerika secara sepihak mengintervensi dan membatalkan hasil pemilu itu dengan tuduhan adanya kecurangan padahal pemilu itu dilakukan di bawah pengawasan Amerika dan Fatah sebagai pesaing. Alih-alih melakukan pemilu ulang, Amerika malah menyerahkan pemerintahan Palestina kepada kelompok Fatah dan tidak pernah mengadakan lagi pemilu hingga sekarang.
Lagipula, Hamas yang dituduh sebagai teroris, apakah pernah mempertontonkan aksi kebiadaban / kezaliman ? Alih-alih melakukan kebiadaban / kezaliman, banyak tawanan Israel yang dibebaskan malah memberikan kesaksian bahwa mereka diperlakukan Hamas dengan baik.
Jadi, sekali lagi, siapa yang Teroris ? Hamas atau Israel ?
Kalau mengacu pada sejarah Indonesia, para pejuang Indonesia juga disebut sebagai pemberontak oleh Belanda. Tapi mereka lupa bahwa karena mereka (Belanda)-lah maka mereka memberontak.
Demikian juga Hamas yang berdiri pada tahun 1987, ia muncul sebagai reaksi atas sikap PLO yang selama ini dianggap tidak mampu mengakhiri penderitaan bangsa Palestina dari kebiadaban Israel.
Masihkah Anda tidak bisa melihat siapa yang benar-benar teroris ???
No comments:
Post a Comment