I am the mother of two Jewish children whose grandparents are Holocaust survivors. And my oldest son, in particular, has really been reaching out to my wife and I, and asking us, imploring us really to say: "Use your voice to affirm as loudly as you can that 'never again' means never again for everyone."
We have seen the deaths of over 16,000 civilians Palestinians in Gaza which includes over 7,000 children, and to put that in some kind of context that is more civilians than were killed by the US and its allies in 20 years of war in Afghanistan. And the images coming out of Gaza, the children who have no water, who have no food, who have no homes, who have no shelter of any kind weeping over bodies their slain parents.
We need a permanent ceasefire right now. I think this is really a moment for moral clarity. And I think we need to look into our hearts and ask ourselves, 'do Palestinian children deserve the same safety as all other children do?'.
And, of course, the answer is, I would hope, yes, they do. I will say this one thing that the amount of children, who have been killed Palestinian children, whi have been killed is now twice as many children as were killed across two dozen war zones in all of last year in just eight weeks.
These are not regular human casualties. This is off the charts.
*****
Saya adalah ibu dari dua anak Yahudi yang kakek-neneknya merupakan penyintas Holocaust. Putra sulung saya, khususnya, terus mendesak saya dan istri saya—bahkan memohon dengan sangat—agar kami bersuara lantang menegaskan bahwa semboyan "jangan pernah terjadi lagi" (never again) berarti hal itu tidak boleh terulang kembali bagi siapa pun.
Kita telah menyaksikan kematian lebih dari 16.000 warga sipil Palestina di Gaza, termasuk lebih dari 7.000 anak-anak. Sebagai perbandingan, jumlah korban sipil ini melampaui total warga sipil yang tewas akibat tindakan AS dan sekutunya selama 20 tahun perang di Afghanistan. Kita juga melihat gambar-gambar dari Gaza yang memperlihatkan anak-anak tanpa air, tanpa makanan, tanpa rumah, dan tanpa tempat berlindung apa pun, yang menangisi jenazah orang tua mereka yang telah tewas.
Kita membutuhkan gencatan senjata permanen saat ini juga. Menurut saya, ini adalah momen yang menuntut ketegasan sikap moral. Kita perlu merenung dan bertanya pada diri sendiri: "Apakah anak-anak Palestina berhak mendapatkan perlindungan dan keselamatan yang sama seperti anak-anak lainnya?"
Tentu saja—dan saya sangat berharap jawabannya adalah ya—mereka memang berhak mendapatkannya. Saya ingin menyampaikan satu hal: jumlah anak-anak Palestina yang tewas dalam waktu hanya delapan minggu ini sudah dua kali lipat lebih banyak dibandingkan total anak-anak yang tewas di dua lusin zona perang sepanjang tahun lalu.
Ini bukan sekadar angka korban jiwa biasa. Jumlah ini sungguh di luar batas kewajaran.
*****
Sumber :
No comments:
Post a Comment