“Kami adalah pendukung siapa pun yang tertindas. Siapa pun yang mengalami penindasan. Rakyat Palestina terzalimi, dan Israel menzalimi mereka, maka kami berpihak kepada Palestina.” [ Imam Khomeini | Pemimpin Revolusi Islam Iran ]

“Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel.” [ Soekarno | Presiden Indonesia Pertama ]

"Kami mengetahui kemerdekaan kami tak lengkap tanpa kemerdekaan Palestina." [ Nelson Mandela | Mantan Presiden Afrika Selatan ]

“Palestina dan Baitul Maqdis tidak akan terbebaskan dari Zionis Israel kecuali Muslim di seluruh dunia merubah orientasinya kembali ke akar Islam, yaitu Al-Quran.” [ Buya Hamka | Ulama dan Penulis Indonesia ]

"Palestina adalah ujian moral bagi dunia. Solidaritas bukan belas kasihan, melainkan keberanian untuk mengakui kebenaran." [ Edward Said | Intelektual & Akademisi Palestina-Amerika ]

"Menyerukan dunia untuk menghentikan genosida di Gaza dan menegaskan bahwa kemanusiaan menuntut tindakan nyata, bukan sekadar kata-kata." [ Gustavo Petro | Presiden Kolombia ]

"Saya tidak takut kehilangan karier saya di Hollywood, dan saya akan terus membela Palestina." [ Mark Ruffalo | Aktor Hollywood dan Aktivis ]

"Saya tidak netral. Saya bersama Palestina." [ Pep Guardiola | Pelatih Manchester City ]

“Kita harus mengarahkan energi kita untuk sesuatu yang benar-benar penting. Mungkin nyawa orang-orang Palestina dan Gaza saat ini, mungkin di situlah kita menaruh hati dan energi kita, dan siapapun yang menderita, siapapun yang tertindas.” [ Andrew Garfield | Aktor Hollywood ]

“Ini adalah pemboman yang disengaja terhadap populasi yang terjebak yang tidak punya tempat untuk melarikan. Gaza telah menjadi penjara terbuka selama hampir 2 decade dan dengan cepat menjadi kuburan massal.” [ Angelina Jolie | Aktris Hollywood ]

“Saya telah meliput 18 perang selama 35 tahun. Saya pernah ditembak, diculik, diancam, dan hampir diperkosa. Saya kehilangan teman-teman dari Sarajevo hingga Suriah. Saya pikir saya telah melihat sisi terburuk dari kemanusiaan. Saya salah. Tidak ada yang sebanding dengan Gaza.” [ Janine di Giovanni | Penulis, Jurnalis, dan Koresponden Perang asal Amerika yang saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif dari The Reckoning Project. ]

“Aneh rasanya melihat begitu banyak orang yang mati atas apa yang terjadi di Gaza. Saya tidak ingin uang saya mendanai pembantaian anak-anak.” [ Zara Larsson | Penyanyi Berkebangsaan Swedia ]

“Ini bukan soal politik. Ini soal kemanusiaan. Saya akan terus bersuara untuk Palestina. Saya tidak takut jika dukungan ini berdampak pada karier saya, apa pun resikonya.” [ Zayn Malik | Penyanyi dan Penulis Lagu berkebangsaan Inggris, Mantan Vokalis “One Direction” ]

“Aku tidak takut kehilangan pekerjaanku atau kehilangan apa pun untuk membela rakyat Palestina. Mereka adalah orang-orang yang luar biasa yang telah melalui begitu banyak, dan mereka layak mendapatkan kebebasan dan kedamaian.” [ Bella Hadid | Supermodel berkebangsaan Amerika Serikat ]

“Miliader Amerika pro-Israel mencoba mematikan karier saya, tapi saya tidak akan berhenti mendukung Palestina.” [ Billie Eilish | Penyanyi dan Penulis Lagu asal Amerika ]

“Apa yang terjadi di Gaza sama sekali tidak dapat diterima; itu mengerikan dan merendahkan martabat manusia.” [ Javier Bardem | Aktor Hollywood berkebangsaan Spanyol ]

“Rumah-rumah warga Palestina dihancurkan. Mereka ditolak akses air, listrik, dan kebebasan bergerak ke rumah sakit, sekolah, dan ladang mereka, sementara komunitas internasional tidak berbuat apa-apa.” [ Penelope Cruz | Aktris Hollywood berkebangsaan Spanyol ]

“Bebaskan Palestina. Terima kasih. Menurutku, penting untuk membicarakan Palestina, karena ini isu yang sangat dekat di hatiku.” [ Hannah Einbinder | Aktris, Komedian, Penulis dan Aktivis asal Amerika berdarah Yahudi ]

TULISKAN SUARA ANDA BELA PALESTINA PADA KOLOM / KOTAK DI BAWAH INI !

Thursday, February 19, 2026

THE VOICE OF HIND RAJAB

Klik DI SINI untuk MENONTON !!!

Film ini menyoroti kisah memilukan jam demi jam terakhir dari kehidupan Hind Rajab, seorang anak perempuan Palestina berusia 6 tahun. Di tengah invasi dan kebrutalan serangan di Gaza, Hind berusaha mengungsi bersama keluarganya menggunakan sebuah mobil untuk mencari tempat aman.

Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi mimpi buruk ketika mobil mereka ditembaki. Hind terjebak sendirian di dalam mobil tersebut setelah enam anggota keluarganya tewas di tempat akibat serangan itu.

Inti dari film ini berfokus pada momen-momen mencekam saat Hind, yang ketakutan dan dikelilingi jenazah keluarganya, berhasil berkomunikasi dengan petugas layanan darurat Bulan Sabit Merah Palestina. Selama berjam-jam, ia memohon bantuan dan pertolongan di tengah desing peluru yang terus menghantui di sekeliling mobilnya.

Sutradara Kaouther Ben Hania meramu kisah ini dengan pendekatan yang unik dan emosional. Ia menggunakan rekaman audio asli percakapan antara Hind dan para petugas penyelamat sebagai tulang punggung narasi film.

Tanpa perlu visualisasi yang berlebihan, suara asli Hind yang menolak menyerah pada ketakutan menjadi teror psikologis sekaligus bukti nyata betapa setiap anak berhak untuk dilindungi.


Didukung Brad Pitt hingga Raih Standing Ovation 23 Menit

Selain kisahnya yang kuat, The Voice of Hind Rajab menarik perhatian dunia karena jajaran orang di balik layarnya. Film ini diproduseri oleh nama-nama besar Hollywood sebagai produser eksekutif, termasuk Brad Pitt, Dede Gardner, Jeremy Kleiner, Joaquin Phoenix, hingga Alfonso CuarĂ³n.

Keterlibatan mereka dianggap sebagai bentuk kolaborasi global untuk menyuarakan kebenaran yang selama ini dibungkam.

Kualitas film ini pun telah diakui di panggung internasional. The Voice of Hind Rajab terpilih sebagai wakil Tunisia untuk ajang Oscar 2026 kategori Best International Feature Film dan masuk nominasi European Film Award.

Pencapaian paling fenomenal terjadi saat pemutaran perdananya di Festival Film Venesia, di mana film ini memenangkan penghargaan Silver Lion. Tidak hanya itu, film ini mencatatkan sejarah dengan mendapatkan standing ovation (tepuk tangan sambil berdiri) terlama dalam sejarah festival tersebut, yakni selama 23 menit.


Seruan untuk Membuka Mata

Direktur KlikFilm, Frederica, mengungkapkan alasan membawa film ini ke tanah air. Menurutnya, film ini lebih dari sekadar hiburan.

"Ini bukan hanya sebuah film. Ini adalah panggilan nurani, untuk membuka mata terhadap realitas di Gaza, melalui suara seorang anak yang tak lagi bisa bersuara. Kami dengan senang hati menghadirkan film ini di Indonesia," ujar Frederica.

Film The Voice of Hind Rajab mengajak penonton untuk tidak sekadar menonton, tetapi merenungkan dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. (*)

No comments:

Post a Comment