Ini jadi kali kedua Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, secara terbuka membela bintang muda Spanyol, Lamine Yamal.
Sebelumnya, menteri pertahanan Israel, Israel Katz, mengkritik bintang muda FC Barcelona itu lewat media sosial pada Kamis 14 Mei 2026. Ia menyebut Yamal menghasut negara Israel dan rakyat Yahudi.
Pada hari yang sama, Sánchez menulis sebuah pernyataan yang terlihat ditujukan untuk merespons Katz.
Ia mengatakan, mereka yang menganggap mengibarkan bendera sebuah negara sebagai ‘hasutan kebencian’ berarti telah kehilangan akal atau dibutakan oleh kehinaan mereka sendiri.
Sánchez mendukung gestur Yamal dan menyebutnya sebagai bentuk “solidaritas terhadap Palestina yang dirasakan jutaan warga Spanyol”.
Dukungan kedua ini Sánchez sampaikan saat menghadiri rapat kampanye penutupan Partai PSOE di Andalusia untuk pemilihan Parlemen Andalusia di Fibes, Sevilla, Spanyol, pada 15 Mei 2026.
No comments:
Post a Comment