Komandan Jenderal Brigade Al-Qassam, Izz al-Din al-Haddad, gugur dalam serangan di kota Gaza bersama istri dan putrinya pada Jumat, 15 Mei 2026. Ironisnya, serangan ini terjadi di tengah klaim 'gencatan senjata'.
Fakta: sejak gencatan senjata dimulai pada Oktober 2025, Israel telah membunuh 870 warga Palestina.
Kekerasan tidak berhenti. Dalam 24 jam terakhir saja, 13 nyawa warga Palestina melayang akibat serangan militer. Di antara mereka adalah seorang ibu dan janin yang belum genap 8 bulan. Mereka tewas sebelum sempat melihat dunia di bawah langit Gaza.
Masihkah ini bisa disebut gencatan senjata ? Tuliskan komentarmu di kolom komentar !
No comments:
Post a Comment